Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerima sebanyak 1.000 pohon dari PT. WIKA dan PT. Marga Sarana Jabar (MSJ) selaku kontraktor dan pemilik pembangunan jalan tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi IIB di jalan KH. Soleh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor sebagai bentuk tanggung jawab pergantian pohon. Pohon tersebut diterima langsung Kepala Seksi (Kasi) Pemeliharaan Taman Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperukim) Kota Bogor Erwin Gunawan, Senin (03/04/17). Menurut Erwin, pohon sebanyak itu untuk mengganti pohon-pohon yang terimbas proyek Tol BORR Seksi IIB di jalan KH Soleh Iskandar. Pohon yang diberikan antara lain Kenari, Bungur, Mahoni, Sempur, Kayu Manis dan lain-lain. “Kurang lebih ada 12 jenis pohon sesuai dengan jenis pohon yang ditebang,” ungkap Erwin. Pohon-pohon tersebut selain jenisnya bervariasi juga memiliki ketinggian 2-3 meter. Tanaman ini pun sudah dipertimbangkan untuk ditanam di jalur hijau atau di tanah fasilitas sosial (fasos) fasilitas umum (fasum) yang ada di Kota Bogor. “Untuk sementara pohon ini kami tampung dulu di kebun bibit jalan Ciremai Ujung untuk penyesuaian aklimatisasi  sebelum kami tanam,” jelasnya. Perwakilan dari Litbang Kementerian Kehutanan Edi Laksana  yang turut mendampingi menambahkan, penggantian pohon ini sesuai dengan kesepakatan. Semua jenis pohon ini kondisinya bagus dan sehat, sedangkan untuk jenis pohon ada sekitar 12 jenis dan yang paling banyak pohon mahoni dan kenari. “Pohon kenari ini memang cocok dengan icon Bogor, jumlahnya ada sekitar 250 pohon dan sisanya mahoni, bungur, sempur dan kayu manis. Berdasarkan pengamatan semuanya dalam kondisi sehat dan cocok untuk ditanam di Kota Bogor,”ujarnya. 

 

Data Humas/Ryan DSN Public Relations/Tria/Mala.SZ

Tidak kurang dari seribu pohon dari berbagai jenis telah diganti PT. Marga Sarana Jabar (MSJ) sebagai pemilik proyek pembangunan jalan tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi IIB sepanjang 2,66 KM ruas Kedung Badak-Simpang Yasmin. Upaya itu dilakukan sebagai dampak dari pembangunan proyek tersebut yang berada di Jalan KH. Soleh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Dijelaskan Direktur Utama (Dirut) PT. MSJ, Hendro Atmodjo, Senin (03/04/17), penggantian pohon-pohon itu sudah mulai berjalan. Untuk melaksanakannya, PT. MSJ berkoordinasi dengan Bidang Pertamanan pada Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Bogor serta Bagian Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. "Pohon-pohon pengganti ini ada sekitar 12 jenis. Diantaranya ada kayu manis, damar, mahoni uganda, sawo emas, dan kenari dengan jumlah yang paling banyak adalah untuk pohon kenari," jelas Hendro. Kini, lanjutnya, keseluruh pohon-pohon itu untuk sementara ditempatkan di Ciremai Ujung. Yaitu di tempat milik Bidang Pertamanan Kota Bogor. "Untuk sementara di situ dulu, sebelum nantinya akan ditanam di lokasi-lokasi yang telah ditentukan," ungkap Hendro. Selain itu, masih kata Hendro, pihaknya juga sudah melakukan kembali penanaman pohon yang dibowling maupun yang ditebang. Untuk pohon yang ditebang jumlahnya mencapai 32, sementara untuk yang bowling berjumlah 391 pohon. "Sebelum dibowling, pohon itu terlebih dulu dikarantina. Untuk lokasinya sendiri ada di tiga tempat berbeda. Yaitu di Jalan Regional Ring Road (R3) Katulampa, TPU Kayu Manis, dan TPU Situ Gede," bebernya. Jadi, menurut Hendro, semua upaya yang telah dilakukan tersebut selain sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen PT. MSJ soal isu lingkungan dan kepada Pemerintah Kota Bogor, juga untuk menunjukkan bentuk kepedulian pihaknya terhadap ruang terbuka hijau agar selaras dengan program Pemerintah Kota Bogor. "Jadi, ini juga membuktikan kepada masyarakat Kota Bogor bahwa kami tidak begitu saja membangun proyek jalan tol. Tetapi, kami juga bertanggung jawab atas dampak yang telah ditimbulkan. Ya, salah satunya dengan menanam kembali dan mengganti pohon-pohon yang terdampak itu berkali lipat," tegasnya. 

 

Data Humas/Ryan DSN Public Relations/(Donni/Tria) SZ

 

 

Rabu 29 Maret 2017, PT Marga Sarana Jabar kembali membuktikan tentang konsistensi dalam penanaman pohon hasil boling dari median Jalan Soleh Iskandar (Solis), yang dilakukan di beberapa titik lokasi. Acara tanam ulang pohon yang dikarantina di Yayasan Budiasi sebanyak 300 pohon dan yang masih hidup diprediksi sekitar 98%. Dalam kesempatan ini dihadiri oleh beberapa kalangan serta perwakilan dari PT Marga Sarana Jabar (MSJ), PT Wika (Persero) Tbk, Yayasan Budidaya Trembesi (Budiasi), serta Bogor Sahabat (Bobats) melakukan pengangkutan beberapa pohon dari Yayasan Budiasi ke Kelurahan Situgede, Kecamatan Bogor Barat. Perwakilan Bobats Gatot Susanta mengatakan, tahap pertama adalah pohon-pohon yang sudah lebih dulu dilakukan proses bowling (relokasi) itu, akan di dilakukan penanaman di TPU situ gede. Ia menyebutkan bahwa telah tersedia sebanyak 50 lubang  di situgede yang siap ditanami pohon, ‘’lubang-lubang’’ yang saat ini sudah siap sekitar 50 lubang dan sudah dipersiapkan dari beberapa bulan yang lalu tandasnya. Rencananya PT MSJ akan menambahkan lagi 10 hasil bowling ke lokasi tersebut karena adanya permintaan yang diajukan oleh Kelurahan Situgede.

 

 

 

Data Humas/Ryan DSN Public Relations

Dalam menyikapi berita miring tentang penanaman kembali pohon yang di tebang dan di bowling oleh PT WIKA Persero Tbk, selaku Kontraktor BORR Seksi IIB dari PT Marga Sarana Jabar, dengan ini Hendro Atmodjo selaku Direktur Utama PT MSJ ‘’mengklarifikasi’’ untuk saat ini kami berhasil menanam 200 pohon yang diantaranya : Lokasi TPU Kayu Manis sebanyak 50 pohon, TPU Situ Gede sebesar 50 pohon, Jalan Baru (R3) 50 pohon , dan sisanya diserahkan kepada dinas pertanaman untuk ditanam. Sedangkan untuk jenis pohonya sendiri itu ada, Trembesi, Mahoni, Bungur, Tabe Buya, Bintaro, Beringin, Lengkeng, Angsana, Ceri Manglid, Biola Cantik, Tanjung, Salam, Ketapang, Sepatu Dea dll. Yang statement dulu saya katakan adalah pohon yang terlanjur ditebang akan kami ganti 10 kali lipat dan yang bisa diselamatkan dengan di bowling akan kami tanam kembali, sedangkan yang terlanjur kami tebang sebanyak 103 pohon X 10 kali lipat = 1030 bukan 5000 pohon. Sedangkan yang berhasil kami bowling sebanyak 445 pohon, untuk lokasi tanam masih menunggu intruksi dari Dinas Pertamanan Kota Bogor dalam waktu dekat ini ujar Hendro.

 

Data Humas/Ryan DSN Public Relations

 

Kamis 23 Maret 2017, Direktur Utama Desi Arryani, serta Direktur Operasi II Subakti Syukur PT Jasa Marga (Persero) Tbk, mengunjungi PT Marga Sarana Jabar dalam agenda Kunjungan Proyek pembangunan Jalan layang Tol BORR Seksi IIB ruas Kedung Badak - Simpang Yasmin. Dalam kesempatan ini beliau diterima langsung oleh Direktur Utama PT MSJ Hendro Atmodjo, Direktur Keuangan & Umum Muhdhor Nurohman, Direktur Teknik & Operasi Tita Paulina Purbasari,serta para Pejabat Struktural MSJ. Turut hadir General Manager Jagorawi Roy Ardian Darwis. Dalam paparannya Hendro Atmodjo selaku Direktur Utama PT MSJ menjelaskan tentang progres pembangunan seksi IIB, Time Line, dana talangan dan pembayaran UGR, rencana Junction Sentul, Sistem Transaksi, lalin pendapatan tol, serta pembahasan Volume dan proyeksi lalin setelah IIB beroperasi. Menanggapi hal tersebut Desi Arryani berpesan agar Pembangunan Jalan Tol Bogor Ring Road Seksi IIB (Ruas Kedung Badak–Simpang Yasmin) Sta. 5+236 – Sta. 7+896 agar lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan, serta selalu memonitoring pekerjaan dilapangan setiap saat. Acara dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi proyek Seksi IIB jalan tol BORR ruas kedung Badak-Simpang Yasmin dan diakhiri dengan ramah tamah.

 

 

Data Humas/Ryan DSN Public Relations

OFFICE ADDRESS

MARGA SARANA JABAR

JALAN TOL BOGOR RING ROAD

Plaza Tol Sentul Barat
Jalan Tol Lingkar Luar Bogor 16710
Telp. +6221 29259943, +6221 29255000 (hunting)
Fax. +6221 29259942
Info Tol BRR +6221 29252525
www.bogorringroad.com | @tol_borr